
Gerak jalan Sholawat (GJS) Pelajar NU pragaan kini menggelegar. IPNU Pragaan mulai menunjukkan Taring besarnya untuk mengunya masyarakat pragaan hususnya kalangan pemuda. 21 Oktober 2016 menjadi bukti dengan membeludak dan meriahnya kompetisi kirap santri dengan bentuk GJS.
Melonjaknya peserta yang ikut memeriahkan acara ini akan menjadi kebanggaan bagi instansi luar ipnu hususnya Dr. R.H. Abd Halim, M.Hum selaku bapak camat Sesuai dengan apa yg telah dipaparkan oleh rekan Mufti Ali bahwa Pak Camat sangat terkejut dengan brondolan santri yang nantinya akan menjadi penerus bangsa untuk menolak yang faham radikalisme.
Acara ini langsung dilepas oleh beberapa tokoh pragaan, yakni Pak Camat, Kapolsek, Ketua MWC NU, dan Rois Suryah NU secara bergantian. "Saya hanya bisa mengatak bangga dengan apa yang telah menjadi bukti kongkrit IPNU sebagai pengabdiannya kepada NU" begitulah pemaparan KH.Junaidi Ketua MWC NU Pragaan.
Dari 1278 orang yang ikut menyerukan Hari Santri dan Resolusi Jihad NU, mengutarakan bahwa mereka adalah orang NU yang benar-benar santri yang beraliran aswaja NU. Dari agenda ini pasukan peserta juga mulai mempromosikan dirinya untuk bisa diakui Pelajar NU.
Mabrur menyatakan bahwa seluruh santri atau pelajar di pragaan adalah 99% pelajar yang berlandaskan aswaja NU. Dengan adanya GJS ini Abul Faidl ketua Panitia menyelotehkan bahwa perawatan kader NU itu akan terbukti dengan adanya bentuk wujud pelajar yang bisa mengikuti seluruh rangkayan dari organisasi atau induk organisasinya. [Red. Ser]






0 komentar:
Posting Komentar